Sebanyak 63 peserta utusan Provinsi Sulawesi Barat akan mengikuti kegiatan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional (Scouting for Peace and Humanity) yang akan dilaksanakan pada 15–20 Desember 2025 di Pondok Pesantren Madinatil Ilmi Qur’an Cobanjoyo, Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur.

Menjelang keberangkatan, para peserta terlebih dahulu mendapatkan pengarahan langsung dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Dr. H. Adnan Nota, M.A, pada Jum’at, 12 Desember 2025, bertempat di Cadika Polewali Mandar. Siswa MAN 1 Mamuju turut serta mengikuti pengarahan tersebut bersama 63 peserta lainnya yang akan diberangkatkan untuk mengikuti kemah internasional tersebut.
Dalam arahannya, Kakanwil Kemenag Sulawesi Barat menekankan pentingnya menjaga kekompakan, persatuan, dan sikap saling menghargai selama mengikuti kegiatan berskala internasional tersebut. Menurutnya, para peserta tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama daerah, satuan pendidikan, serta nilai budaya Sulawesi Barat.
“Kalian adalah duta Sulawesi Barat. Jaga sikap, kekompakan, dan tunjukkan karakter masyarakat Mandar yang santun dan beradab. Tunjukkan nilai-nilai kemandaran, salah satunya dengan kata ‘tabe’ sebagai simbol adab dan penghormatan,” pesan Dr. H. Adnan Nota, M.A.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Mamuju, Baharuddin, S.Pd.I, M.M, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas keterlibatan peserta didik MAN 1 Mamuju dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keikutsertaan dalam Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional menjadi pengalaman berharga dalam membentuk karakter siswa.
“Kami sangat mengapresiasi keikutsertaan siswa MAN 1 Mamuju pada Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional ini. Kegiatan ini sangat positif dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, perdamaian, kepemimpinan, dan toleransi kepada peserta didik,” ungkap Baharuddin.

Kegiatan Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian Internasional yang berlangsung selama enam hari, 15–20 Desember 2025, ini diharapkan menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda yang berjiwa kepemimpinan, toleran, berwawasan global, serta tetap berakar pada nilai-nilai lokal dan keislaman.
Dengan bekal arahan dari Kakanwil Kemenag Sulawesi Barat serta dukungan pimpinan madrasah, 63 peserta utusan Sulawesi Barat, termasuk siswa MAN 1 Mamuju, siap mengikuti kegiatan dengan penuh tanggung jawab serta membawa citra positif daerah dan madrasah di tingkat nasional maupun internasional.

