MAMUJU – Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) MAN 1 Mamuju menggelar rapat evaluasi triwulan pertama tahun 2026 pada Selasa (12/05/2026).
Bertempat di ruang guru MAN 1 Mamuju, rapat ini dihadiri oleh seluruh Tim ZI serta tenaga pendidik dan kependidikan guna membedah capaian tahun 2025 serta menyusun strategi pemenuhan target tahun 2026.
Rapat dipandu langsung oleh Deni Wijaya, S.Pd., M.Pd., yang dalam pemaparannya menekankan bahwa ZI bukanlah sekadar program musiman, melainkan kewajiban bagi setiap Satuan Kerja (Satker).
Dalam arahannya, Deni Wijaya menyoroti masih adanya ketimpangan pemahaman mengenai esensi ZI di lingkungan madrasah.

Beliau menegaskan bahwa seluruh elemen harus memahami bahwa ZI adalah komitmen menuju wilayah bebas korupsi dan birokrasi bersih melayani.
“Idealnya, budaya kerja yang berintegritas harus terbentuk lebih dahulu, baru kemudian dokumen menyusul. Namun, saat ini kita bergerak paralel: siapkan dokumennya, bangun budayanya,” tegas Deni.
Beliau juga mengingatkan pentingnya konsistensi dalam mengunggah evidence (bukti fisik).
Pembagian tugas dilakukan secara spesifik kepada setiap anggota tim dengan instruksi ketat agar mengacu pada Kamus Evidence sebelum melihat contoh dari instansi lain.
Integritas dan Gratifikasi
Salah satu poin krusial yang dibahas adalah penanganan gratifikasi dan benturan kepentingan (conflict of interest). Deni menjelaskan prosedur penanganan penerimaan yang tidak sah:
Uang di atas Rp1 juta: Wajib dikembalikan ke negara.
Barang: Difungsikan untuk kepentingan sekolah.
Makanan: Dinikmati secara bersama-sama untuk menjaga transparansi.

Optimisme muncul mengingat Sulawesi Barat memiliki peluang besar karena jumlah Satker yang relatif sedikit, sehingga koordinasi bisa lebih maksimal. Terlebih, program “e-Saraku” yang dicanangkan Kakanwil menjadi instrumen pendukung utama dalam akselerasi ZI ini.
Target besar telah ditetapkan: MAN 1 Mamuju harus lolos penilaian tahap pertama dengan minimal tiga area berstatus “hijau”.
Keberhasilan ini tidak hanya berdampak pada reputasi institusi, tetapi juga kesejahteraan pegawai.
Rapat diakhiri dengan penguatan peran Agen Perubahan sebagai motor penggerak transformasi di MAN 1 Mamuju agar target ZI tahun 2026 dapat tercapai secara maksimal.

