MAMUJU – Civitas akademika Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Mamuju resmi memulai langkah baru dalam penyesuaian regulasi jam kerja. Pada Rabu (6/5/2026), seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan berkumpul untuk melaksanakan rapat sosialisasi terkait pemberlakuan Lima Hari Kerja.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai teknis pelaksanaan, pembagian jam mengajar, serta penyesuaian administrasi yang diperlukan agar layanan pendidikan tetap berjalan optimal di bawah skema jadwal yang baru.
Kepala MAN 1 Mamuju dalam arahannya menyampaikan bahwa perubahan dari enam hari kerja menjadi lima hari kerja ini merupakan bentuk adaptasi terhadap kebijakan terbaru yang diharapkan dapat meningkatkan keseimbangan antara produktivitas kerja dan kualitas istirahat bagi guru maupun staf.

“Sosialisasi ini sangat krusial agar seluruh elemen di MAN 1 Mamuju memiliki persepsi yang sama. Kita ingin memastikan bahwa meskipun jumlah hari berkurang, efektivitas belajar mengajar dan pelayanan publik di madrasah justru semakin meningkat,” ujarnya.
Rapat berjalan dengan interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta rapat aktif memberikan tanggapan serta pertanyaan terkait pengaturan jadwal harian agar transisi ini tidak menghambat agenda akademik yang sedang berjalan.

Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan aman dan lancar. Dengan adanya kesepakatan bersama ini, MAN 1 Mamuju siap mengimplementasikan kebijakan lima hari kerja dengan semangat transformasi digital dan pelayanan prima.

