Tingkatkan Kepedulian Mental, Siswa MAN 1 Mamuju Ikuti Orientasi P3LP dari Puskesmas Binanga

MAMUJU – Kesehatan mental menjadi fokus utama dalam pembinaan karakter siswa di MAN 1 Mamuju. Pada Sabtu (09/05/2026), puluhan siswa madrasah tersebut antusias mengikuti kegiatan Orientasi Pertolongan Pertama Pada Luka Psikologis (P3LP) yang diselenggarakan oleh UPTD Puskesmas Binanga.

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para siswa dengan kemampuan deteksi dini dan penanganan awal terhadap gangguan psikologis ringan yang sering terjadi di lingkungan sekolah maupun pertemanan.

Fokus pada Literasi dan Aksi Nyata
Dalam orientasi ini, para peserta mendapatkan materi komprehensif yang dirancang untuk membuka wawasan mengenai pentingnya menjaga kesehatan jiwa sejak dini. Terdapat tiga poin utama yang menjadi materi edukasi:

Literasi Kesehatan Jiwa: Pemahaman mendalam mengenai kondisi mental dan cara membedakan antara stres normal dengan gangguan jiwa.

Pertolongan Pertama Pada Luka Psikologis (P3LP): Langkah-langkah praktis dalam menangani individu yang mengalami tekanan emosional.

Prinsip P3LP: Pedoman etis dan teknis agar pertolongan yang diberikan tepat sasaran dan tidak memperburuk kondisi korban.

Penyampaian Materi oleh Tenaga Profesional
Edukasi ini menghadirkan narasumber ahli dari UPTD Puskesmas Binanga yang memaparkan materi secara interaktif. Para pemateri tersebut adalah Ramlah, S.Kep.Ns dan Bd. Dian Rianti Said, S.Tr.Keb, M.Keb

Dalam paparannya, tim kesehatan menekankan bahwa luka psikologis sama pentingnya dengan luka fisik yang memerlukan penanganan cepat dan tepat. “Siswa diharapkan mampu menjadi ‘pendengar yang baik’ dan jembatan bagi teman sebayanya sebelum mendapatkan penanganan profesional,” ujar salah satu pemateri dalam sesi diskusi.

Pihak MAN 1 Mamuju menyambut baik inisiatif dari Puskesmas Binanga ini. Dengan adanya orientasi P3LP, diharapkan tercipta lingkungan sekolah yang lebih suportif dan inklusif, di mana setiap siswa merasa aman secara emosional untuk belajar dan berkembang.

Kegiatan ditutup dengan simulasi singkat mengenai penerapan prinsip P3LP dalam situasi sehari-hari di sekolah.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *