MAMUJU — Bangunan gudang asrama MAN 1 Mamuju dilahap si jago merah pada Ahad (18/10/2026) pagi. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 07.40 WITA dan berhasil dipadamkan hingga tahap pendinginan oleh Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) pada pukul 08.15 WITA.

Kronologi Peristiwa
Kejadian bermula saat para santri menggelar aksi kerja bakti membersihkan lingkungan asrama pada Minggu pagi. Sampah-sampah hasil pembersihan kemudian dikumpulkan di tempat pembuangan sampah yang berada tepat di samping bangunan gudang, lalu dibakar.
Setelah kegiatan selesai, para santri di bawah pantauan pembina asrama telah memastikan bahwa api pembakaran sampah tersebut sudah padam sepenuhnya. Para santri dan pembina kemudian meninggalkan lokasi untuk membersihkan diri serta melanjutkan aktivitas masing-masing.
Namun naas, beberapa menit kemudian, para santri yang berada di lantai 2 asrama dikagetkan oleh kepulan asap tebal yang tiba-tiba masuk ke dalam ruangan. Menyadari hal tersebut, para santri segera berlari melaporkan kejadian itu kepada pembina asrama yang sedang beraktivitas di tempat lain.
Dugaan Penyebab dan Kerugian
Penyebab pasti kebakaran gudang hingga kini belum dapat dipastikan karena bangunan tersebut tidak memiliki instalasi listrik. Namun, diduga kuat sisa percikan atau bara api dari pembakaran sampah di samping gudang kembali menyala dan merembet masuk ke dalam bangunan.

Akibat insiden ini, MAN 1 Mamuju diperkirakan mengalami kerugian materiel mencapai puluhan juta rupiah. Sejumlah barang serta peralatan sarana dan prasarana penting yang tersimpan di dalam gudang ludes terbakar, di antaranya:
- Peralatan Laboratorium IPA
- Peralatan seni Marawis
- Perlengkapan Marching Dance Pramuka
- Sejumlah aset Barang Milik Negara (BMN) inventaris MAN 1 Mamuju
