Mamuju — MAN 1 Mamuju sukses menyelenggarakan kegiatan upacara bendera mingguan di Lapangan MAN 1 Mamuju pada Senin, 26 Oktober 2026. Kegiatan yang dimulai pukul 07.10 WITA hingga selesai tersebut berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh seluruh tenaga pendidik, kependidikan, serta segenap siswa-siswi.

Pada kesempatan tersebut, Pembina Upacara menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para petugas pelaksana upacara yang telah menunaikan tugasnya dengan sangat baik. Namun, amanat utama upacara kali ini berfokus pada evaluasi kedisiplinan dan pembentukan karakter siswa. Pihak madrasah secara khusus memberikan sosialisasi penting mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda.
Selain itu, Pembina Upacara menyoroti langkah tegas dari pihak Kepolisian dan Satpol PP yang melakukan penertiban terhadap siswa yang mangkir dari jam pelajaran. Dibeberkan bahwa sejumlah siswa telah terjaring razia.
Siswa juga dilarang terlalu berhias, bermain gawai, bermain kartu domino, hingga bermain bola di luar kelas saat jam pelajaran berlangsung. Pembina mengingatkan bahwa pihak madrasah memaklumi jika siswa merasa lelah dan ingin beristirahat sejenak, namun harus melalui izin yang sah, bukan dengan membolos.
Sebagai penyemangat, Pembina Upacara mengupas filosofi “Man Jadda Wa Jada” yang dijabarkan ke dalam tiga nilai penting. Pertama, kerja keras dan fokus dalam menuntut ilmu tanpa terdistraksi hal-hal non-akademik. Kedua, keyakinan bahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil, yang dibuktikan melalui kisah inspiratif salah satu alumni MAN 1 Mamuju yang sukses mengharumkan nama Sulawesi Barat dan Unsulbar di kancah nasional sebagai peneliti muda. Ketiga, ketulusan dalam menjalani setiap proses belajar.

Menutup amanatnya, seluruh siswa kembali diingatkan untuk selalu menjaga ibadah sholat lima waktu, senantiasa menghormati guru serta orang tua, dan belajar dengan sungguh-sungguh demi meraih masa depan yang gemilang.

