MAMUJU, 2 NOVEMBER 2026 – Wakapolda Sulawesi Barat, Brigjen. Pol. Hari Santoso, S.I.K., M.Si., bertindak sebagai pembina upacara bendera di MAN 1 Mamuju pada Senin, 2 November 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh MAN 1 Mamuju ini berlangsung di Lapangan Upacara MAN 1 Mamuju mulai pukul 07.30 WITA sampai dengan selesai, serta diikuti oleh seluruh warga madrasah.

Upacara ini mengusung materi kegiatan Quick Win Polisi Peduli Pendidikan dengan topik utama mengenai bahaya penyebaran berita hoaks. Dalam amanatnya, Wakapolda menyampaikan bahaya penyebaran berita bohong atau hoaks, khususnya di tengah perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari. Beliau menegaskan bahwa saat ini kita dapat memperoleh berbagai informasi dengan sangat mudah, namun perlu dipahami bahwa tidak semua informasi yang dibaca, dilihat, atau diterima merupakan informasi yang benar.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda juga menekankan 4 hal penting kepada para peserta upacara:
Pertama, biasakan memeriksa sumber informasi. Pastikan berita berasal dari sumber yang jelas dan dapat dipercaya, bukan sekadar pesan berantai atau unggahan yang tidak diketahui asal-usulnya.
Kedua, jangan mudah terprovokasi. Jangan mudah terpancing oleh judul atau berita yang mengandung unsur kebencian, ancaman, maupun ajakan untuk saling bermusuhan.
Ketiga, gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif. Manfaatkan media sosial untuk menambah pengetahuan, mengembangkan kreativitas, membangun persahabatan, serta menyebarkan informasi yang bermanfaat.
Keempat, jangan ikut menyebarkan informasi yang merugikan. Apabila menemukan informasi yang belum jelas kebenarannya, jangan langsung membagikannya. Diskusikan dengan guru, orang tua, atau pihak yang lebih memahami agar kalian tidak menjadi bagian dari penyebaran hoaks.

Melalui kegiatan ini, jajaran kepolisian bersama pihak madrasah berharap seluruh warga madrasah dapat semakin bijak dalam memanfaatkan teknologi dan bermedia sosial secara sehat.

